Kenapa ukuran buku cetakan ke-2 lebih besar dari cetakan ke-1?

image

Penulis berganti tempat percetakan. Di cetakan ke-2 ini penulis memesan buku ukuran kertas A5 namun dengan permintaan ukuran font yang dibuat sedikit lebih besar karena di tempat percetakan itu font buku terlihat sangat kecil. Sang percetakan menawarkan untuk sekalian saja mengganti ukuran buku menjadi B5 supaya lebih besar.

Penulis menganggap ukuran B5 di tempat yang baru ini tidak berbeda jauh dengan ukuran A5 seperti pengalaman pada tempat percetakan sebelumnya. Namun ternyata setelah pesanan tiba, ukuran buku meningkat 2x lipat dibanding yang pertama. Dan ini sungguh di luar rencana dan di luar perkiraan penulis.

Tapi tentu tak mungkin untuk mendiamkan begitu saja 100 eksemplar yang sudah jadi. Maka meski tak sesuai dengan perkiraan, didorong oleh editor dan proofreader yang berusaha menghibur penulis, distribusi buku pun tetap dilanjutkan.

Terlepas dari ukuran yang tak sesuai, buku cetakan ke-2 ini bukanlah gagal sehingga semoga tidak mengecewakan pembaca dan tetap bisa bermanfaat untuk siapa saja yang membacanya. Mungkin dengan hal yang tidak diduga ini, kampanye “Sadar Skoliosis” lewat buku ini bisa juga menyasar masyarakat low vision atau berpenglihatan kurang baik karena font buku memang cukup besar dibanding buku biasa.

Semoga tetap bermanfaat dan selamat membaca.

wpid-IMG-20140423-WA0000.jpg