Penyandang skoliosis atau skolioser biasanya tidak disarankan untuk membawa barang berat dalam jangka waktu lama dan setiap hari. 

Penulis pernah disarankan bahwa batasan berat tas yang boleh dibawa hanyalah 1 kg. Untuk itu penting bagi skolioser untuk memerhatikan barang bawaannya setiap hari, terutama untuk pelajar dan pekerja. 

Berikut adalah tips memilih tas untuk skolioser:

1. Menggunakan tas ransel atau backpack adalah lebih disarankan daripada tas satu sisi semisal tote bag agar kedua bahu seimbang. Pilihlah tas yang bahannya ringan. 

2. Pastikan barang-barang yang dibawa dalam tas tidak terlampau banyak. Bawalah barang yang memang benar-benar dibutuhkan. Jangan sampai segala barbel masuk ke dalam tas ya. Beraaats!

Tas ransel yang berat biasanya juga terjadi pada adik-adik Sekolah Dasar yang beberapa di antaranya diwajibkan membawa banyak buku sekaligus, orangtua bisa saja menginformasikan pada guru mengenai skoliosis pada anak sehingga dibolehkan untuk meringankan beban pada tas anak.

Bagi mahasiswa/i yang diharuskan membawa laptop setiap hari sehingga tidak ada pilihan lain, usahakan menggunakan tas ransel yang bahannya ringan dan pas di punggung.

3. Ada pula skolioser yang sama sekali tidak dibolehkan membawa tas ransel pasca operasi. Solusi dari mereka adalah membawa tas beroda seperti troli atau koper yang dibawa saat liburan. 

Foto: Indah

4. Jika kamu hobi berpetualang dan sesekali membawa tas gunung yang besuaar, pelajari dulu ilmu packing tas karena tas yang tidak di-packing dengan baik juga bisa memengaruhi beban pada tas. 

Baca juga: tips persiapan kemping untuk skolioser

Catatan: 

Kalau ada yang meledekmu hanya karena tas troli tersebut, abaikan saja. Anggaplah kamu memang sedang berlibur.

Selamat berkegiatan dengan tas kesayangan!