IMG_20130302_100756Mendengar dari berbagai cerita skolioser, renang merupakan salah satu olahraga yang seringkali disarankan rutin untuk dilakukan. Namun, kerapkali ada yang malas melakukannya karena takut kulit menjadi hitam, atau karena malas berpanas-panasan dan malas renang sendirian.

Ada juga yang enggan karena tidak bisa berenang. Admin sendiri tidak bisa berenang, hanya bisa meluncur di air dan menggerak-gerakkan lengan dan punggung. Tapi setidaknya kita melakukan olahraga sambil terus belajar.

Apa saja ya manfaat renang sampai olahraga ini disarankan untuk para skolioser?

Skoliosis tidak hanya meliputi tulang belakang, tetapi juga otot, ligamen, dan struktur pendukung dari tulang belakang lainnya. Karena itu admin menduga salah satu alasan kenapa renang wajib untuk dilakukan adalah karena renang membantu menguatkan otot, meredakan ketegangan di punggung, dan menyeimbangkan tubuh bagian kiri dan kanan. Karena dalam olahraga renang, digunakan kedua tangan dan lengan secara seimbang. Tidak seperti olahraga seperti misalnya tenis dan badminton yang hanya menggunakan satu bagian tubuh saja (misalnya tangan kanan atau tangan kiri bagi yang kidal) sehingga dikhawatirkan menambah ketidakseimbangan.

Untuk lebih jelasnya yuk kita baca manfaat renang secara umum yang diambil dari berbagai sumber ini:

1. Renang merupakan olahraga yang termasuk kategori low impact atau minim cedera. Beban tubuh di air akan berkurang sehingga meminimalkan terlukanya tubuh saat berada di air.

2. Membantu menguatkan otot. Untuk skolioser otot-otot pendukung tulang belakang penting sekali untuk dikuatkan. Salah satunya yaitu melalui olahraga renang ini. Namun pastikan berkonsultasi dahulu dengan dokter sebelum melakukan berbagai gaya renang. Untuk skolioser perempuan, berenang untuk menguatkan otot ini juga bermanfaat saat sedang mengandung dan dapat berperan membantu lancarnya proses melahirkan jika rutin dilakukan.

3. Menguatkan jantung.

4. Mengurangi resiko diabetes.

Ada lagi yang mau menambahkan?

Nah, sekarang kita simak yuk tips-tips berenang:

1. Bertanyalah pada doktermu terlebih dulu, gaya renang mana saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan olehmu. Kalau semua gaya boleh dilakukan maka tak ada alasan lagi untuk tidak renang hanya karena takut hitam.

2. Malas renang karena sendirian? Coba ajak tetangga, kawan, adik/kakak/sepupu, atau mungkin ibu/ayahmu. Admin pernah renang dengan ibu tetangga, lain waktu dengan dua adik sepupu dan keponakan, lain lagi dengan adik kawan. Semua terasa menyenangkan. Dan ketika di lain hari harus renang sendirian, karena niatnya untuk kesehatan maka berenang tetap terasa seru!

3. Lakukan peregangan terlebih dulu sebelum berenang agar tidak kram.

4. Isi perut terlebih dulu dengan makanan ringan/buah-buahan supaya perut tidak kosong dan mudah masuk angin.

5. Gunakan sunblock untuk menghindari kulit menjadi sensitif karena kaporit atau menghitam.

6. Pilih waktu yang tepat untuk renang, misalnya pagi atau sore hari. Bagi skolioser yang sedang hamil, berenanglah di kolam yang airnya tidak terlalu dingin atau saat cuaca tidak sedang dingin supaya tidak masuk angin.

7. Bagi yang sedang hamil hindari juga untuk melompat dari pinggir kolam ya. Turun perlahan atau gunakan tangga dengan hati-hati.

8. Sesudah renang jangan lupa minum air putih yang banyak supaya tidak dehidrasi.

Yuk, lawan rasa malas untuk renang!

image

 

Punya tips atau saran lain? Silakan share di sini.