Capture+_2019-05-10-13-33-45~3

Adakah skolioser lain yang juga menyukai olahraga lari? Olahraga ini membutuhkan stamina kuat dan latihan yang teratur.

Tapi bagaimana ya kalau yang marathon adalah orang yang punya skoliosis?

Berikut adalah cerita yang dituliskan oleh Chika melalui instagramnya dan dipublikasikan kembali di sini.

Baca juga cerita skoliosis Chika di sini.

^^^^^^^^^^^

Waktu awal-awal latihan lari, saya sempat addict sama salonp** atau counterpa**. Ndak dicemil kok, tapi barang-barang itu semacam “pain killer” bagi saya, khususnya bagian backbone (red- tulang belakang). 

Skoliosis emang rada bikin ribet, apalagi kalau sudah lari lebih dari 7k. Well, pasca lari saya bisa aplikasikan 3-5 salonp** ke bagian bahu sampai punggung. 

Mungkin, karena keseringan… efeknya seolah berkurang (udah nggak nendang). Mean, minta tambah dosis. Akhirnya saya beralih ke koyo cabe. Inilah awal dari musibah. 

Betapa konyol diri ini, saya aplikasikan 4 lembar koyo sekaligus. Apa yang terjadi sodara-sodara? Ya OD laaah! Overdosis haha. 

Alergi, keracunan… sampe harus ke dokter spesialis. Padahal sekaliber babeh-babeh aja kadang 1 koyo pun digunting jadi 2. 

Lha gue?

Waktu keracunan itu, aye cuma inget kisah Nabi Ayub AS. Hiks..

Dari peristiwa nahas itu, saya mencoba buat melepaskan ketergantungan. Kalo pegel dikit, yaa dinikmati. Enggak langsung keluarkan amunisi. Tapi Alhamdulillah… seiring waktu, endurance jadi lebih baik.

Sempat beberapa kali memutuskan pensiun dini. Hmm… tapi ndak jadi-jadi. Soale pernah ada kondisi ketika tulang ini sakit kaya berasa memar. Khawatir ada deformasi yang bikin derajat kemiringan jadi bertambah.

Mendekati pertengahan 2018, saya putuskan untuk rontgen kesekian kalinya. Cuma untuk make sure angka kemiringan. Daaan, alhamdulillah ternyata nggak nambah. Artinya saya positif tetap melanjutkan lelarian. Tapiii dengan catatan, saya harus kembali treatment, terapi. Yaa sebelumnya sempat rajin fisio dan latihan pilates. Yo wiss, berdasarkan info sana-sini sekarang saya pilih nge-yoga. Cocok juga buat perbaikan postur.

Dulu, lelarian lebih dari 7k udah bikin tulang belakang ini menggeliat. Alhamdulillah sekarang mah udah semakin kuat. 

Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Love your backbone!

0904019

Chikey.

Capture+_2019-05-10-13-33-45~3

Capture+_2019-05-10-13-33-36~2